Oleh: akurprihartanto | Juli 29, 2008

Membuat Antena 40 Meter Band

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Dalam dunia komunikasi nirkabel/ wireless, antena merupakan komponen yang amat penting. Antena berfungsi untuk memancarkan gelombang elektromagnetik (yang termodulasi) yang berasal dari pesawat radio transmitter ke udara, sehingga dapat ditangkap oleh recivier. Demikian juga sebaliknya antenna berfungsi untuk menangkap gelombang elektromagnetik yang ada di udara untuk kemudian ditrnsfer melalui transmitter ke pesawat recivier.

Nah, di jurusan Teknik Fisika ada matakuliah yang khusus membahas masalah antenna yaitu Elektromagnetika. Pada awalnya aku kira kuliahnya teoritis banget, karena aku melihat soal ujiannya kakak angkatan kok rumit banget. Ternyata pas angkatan aku, dosennya ganti Pak Narno, aha pokoknya kalau sama Pak Narno kuliah jadi keren, dan kuliahnya aplikatif banget. Begitu juga ketika kuliah elektromagnetika, kuliah bertujuan untuk bagaimana dapat membuat antenna sebagus mungkin. Kemudian dibuatlah kelompok dengan cara di undi, aku dapet kelompok yang bertugas untuk membuat antenna 40 meterband yang bekerja pada frekuensi 7,05 MHz. Ini kelompokku, , , ,

Ima, Maz Kunto,Muchtaroom,Faisal, Pe@ce, Dina

Kholid, Frans, Hakim, Wigig

Apa itu antenna 40 meter band?

40 meter band ini menyatakan kisaran panjang gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh antenna. Tentunya hal ini akan mempengaruhi panjang antena yang akan dibuat. Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan tergolong HF (High Frekuensi). Ada beberapa tipe antena 40 meter band, yaitu open dipole (biasa), two wires folded dipole dan three wires foulded dipole. Untuk mendapatkan gain yang maksimal, tipe three wires folded dipole adalah pilihannya.

Menentukan panjang antena.

Panjang antena ditentukan oleh pada frekuensi berapa antena tersebut bekrja. Setiap gelombang elektromagnetik pasti akan bergerak dengan kecepatan c= 3 x 108 m/s

Untuk antena yang bekerja pada frekuensi f, maka panjang gelombang yang dipancarkan adalah

λ = c/f

Panjang dari pole (pole merupakan elemen dari antena, untuk monopole memiliki elemen 1, sedangkan dipole memiliki 2 elemen) suatu antena adalah seperempat dari panjang gelombang yang ditransmisikan. Jika antena terbuat dari tembaga, maka antena memiliki propogation factor 0,95. Sehingga panjang pole dari antena adalah :

L (pole) = (1/4) λ

= (1/4) (c* 0,95)/f

Sehingga panjang pole antena 40 meter band yang bekerja pada frekuensi 7,05 MHz adalah sebagai berikut

L(pole) = (1/4) (3×108*0,95)/7,05×106

= 10,1 m

Sketsa dimensi antenna 40 meterband three wires.

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam membuat antena

Gain (Bukan Gian teman sekaligus musuhnya Nobita lho . . .)

Gain menyatakan kekuatan antena dalam memancarkan gelombang elektromagnetik. Semakin besar gain, maka sinyal yang dipancarkan semakin kuat, sehingga dapat diterima oleh recevier dengan baik dan jelas. Untuk mengukur gain suatu antena, digunakan alat yang disebut field streng meter (FSM). Gain dinyatakan dalam dB (desibell).

Standing Wave Ratio (SWR)

SWR ini adalah perbandingan gelombang yang dipancarkan oleh antena terhadap gelombang yang dipantulkan antena kembali ke pesawat transmitter. Semakin banyak gelombang yang dipantulkan maka akan merusak pesawat transmitter.Untuk mengetahui nilai SWR suatu antena maka digunakan alat yang namanya SWR meter. Antena yang bagus harus menunjukan nilai SWR 1-1,4 , jika melebihi itu maka antena harus di lem (par . . . . ), istilahnya di mancing eh matching ulang.

Band width

Band width merupakan rentang frekuensi yang dapat beroperasi pada antena. Semakin lebar band width, maka antena kualitasnya semakin jelek. Karena semakin lebar bandwidth, gain menjadi semakin kecil. Jdi usahakan Bandwidth bener – bener kecil.

Impedansi

Impedansi antena harus 50 om. Jika tidak 50 om, maka gelombang tidak akan memancar dengan maksimal. Untuk membuat antena menjadi 50 om, maka perlu ditambahin yang namanya balun ( hijau, kuning, kelabu, merah muda dan biru ). Prinsip kerja balun adalah seperti Optimus Prime bukan . . bukan . . transformator maksudnya. Balun berupa toroida dengan jumlah lilitan yang menyesuaikan impedansi antena sesungguhnya.

Baluun  . . . .

Faktor Lingkungan

Lingkungan sangat menentukan kualitas pancaran suatu antena, oleh karena itu disarankan mancing ( lagi . . lagi . .) matching antena dilakukan dimana antena itu akan dipasang. Daerah hutan tentu akan berbeda dengan daerah kota. Derah gunung tentu akan berbeda dengan daerah pesisir. Pokoknya menyesuaikan. Sehingga hasilnya lebih Sipp . .

Matching antena

Kegiatan yang dikategorikan dalam matcing antena adalah sebagai berikut :

Membuat SWR bernilai mendekati 1, 1 lebih baik. Tapi 1,4 cukup. Nilai SWR ini diukur pada frekuensi yang diinginkan menggunakan transmitter. Jika nilai SWR masih tinggi, maka dilakukan penyesuain panjang antena dengan cara memotongnya dikit demi dikit secara perlahan-lahan (untuk mencapai hasil maksimal harus dengan hati-hati dan penuh perasaan untuk yang muslim melafalkan Basmallah terlebih dahulu). Sehingga diperoleh nilai SWR yang pass. . .

Membuat impedansi menjadi 50 om, dengan membuat balun. Balun juga tersedia di toko terdekat, namun untuk kepuasan tersendiri dapat dibuat sendiri.

Membuat reaktansi setelah dipasang coaxial kabel mendekati 0. Kalau bisa 0 berarti bagus. Mengukur reaktansi dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang namanya antenne analyzer.

Untuk menguji antena, maka menggunakan FSM, kuat sinyal diukur pada tempat yang ditentukan.

Jika sinyalnya kuat, ucapkan syukur Alhamdulillah . . . . . . . Jika sinyal kurang kuat bersabarlah, Jika tidak ada sinyal sama sekali ucapkan Inalillah . . . . . .

Antene yang aneh.  . . . . .

Saya ucapkan makasih buat teman-teman The Reds Antenne atas kerjasamanya sehingga kita semuwa dapat nilai A, lumayan 3 sks lho . . . . . . .

Wigigh (ojo mbojo wae)

Ichal (makasih motornya)

Hakim (Ahli pasang dan nurunin antena di tiang listrik thanx )

Prof .Taroom (rela ngerjain laporan sendiri-an)

Frans (thanx pylox-nya)

Kholid (rela naik atap jurusan)

Dina (Bu guru . . .bu guru..)

Ima (Kripiknya ma . . . )

Pe@ce ae lah . . . .

Buat mas Erdi yang memberi bimbingannya . . . . . . . . .

About these ads

Responses

  1. gelombang band with apa sih?

  2. rahma makasih lho udah Comment, the first comment ni di artikel ni , , ,

    band width maksudnya mngkin . . . .
    band widht itu rentang frekuensi dari suatu gelombang elektromagnetik.

    Dalam hal ini adalah rentang frekuensi gelombang radio yang dipancarkan antena, knapa klo smkin lebar band width makin jelek, karena klo semakin lebar maka akan ada banyak frekuensi yang dipancarkan oleh antene, padhal informasi yang dibawa hanya ada pada satu frekuensi saja, sehingga power akan berkurang, ya kurang bagus jadinya . . .

  3. met berkarya………

  4. terima kasih tulisannya semoga bermanfaat khususnya bagi temen2 amatir radio [ORARI] salam kenal nama saya Irianto call sign saya YC1IRI dari lokal Bekasi Jawa Barat alamat saya Jl. Lombok Raya No. 51 Bekasi 17111 email alternatif saya tatok.oke@gmail.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: