Pada suatu malam yang sepi, gelap, dan sunyi, terdpat empat lilin yang menyala dan menerangi malam , lilin itu mulai meleleh sedikit demi sedikit. Karena malam yng sunyi dan sepi, terdengarlah pembicaraan mereka sayu-sayu.
Lilin pertama : “ Aku adalah DAMAI, namun manusia tidak mampu menjagaku lagi, banyak berita tentang darah yang terbuang sia-sia, perangpun menjadi dagangan, ah lebih baik aku mati saja, biar dunia ini jadi gelap sekalipun. “
Kemudian matilah lilin pertama . . . . . . . .