Oleh: akurprihartanto | Agustus 9, 2008

Lilin Harapan

Pada suatu malam yang sepi, gelap, dan sunyi, terdpat empat lilin yang menyala dan menerangi malam , lilin itu mulai meleleh sedikit demi sedikit. Karena malam yng sunyi dan sepi, terdengarlah pembicaraan mereka sayu-sayu.

Lilin pertama : “ Aku adalah DAMAI, namun manusia tidak mampu menjagaku lagi, banyak berita tentang darah yang terbuang sia-sia, perangpun menjadi dagangan, ah lebih baik aku mati saja, biar dunia ini jadi gelap sekalipun. “

Kemudian matilah lilin pertama . . . . . . . .

Lilin kedua : “ Aku adalah IMAN, uh tapi sekarang manusia tidak mengenalku lagi, kadang aku hanya dijadikan alat saja, padahal mereka samasekali tidak mengenalku. Untuk apa aku menyala, lebih baik aku mati sadja. “

Tal lama kemudian lilin kedua pun menghilangkan nyalanya, sehingga malam menjadi agak gelap. . . . .

Lilin ketiga : “Aku adalah CINTA, aku sudah tidak kuat lagi menyala, manusia sudah tidak menganggapku berguna lagi. Banyak orang-orang membenci, bahkan membenci orang-orang yang mencintainya. Terkadang aku hanya dijadikan alat saja, alat untuk memuaskan nafsu mereka. Setelah itu aku seenaknya saja dilempar. Mendingan aku mati saja. “

Setelah lilin ketiga mati, malam menjadi semakin gelap. Dan datanglah seorang anak kecil. We lha, kok gelap banget ni, aku takut . . . . . . . . . kalian ga boleh mati, please . . . . . . . anak tersebut menagis . . . . . . .

Lilin keempat: ” Tenag aja, , , , selama masih ada aku yang menyala, aku dapat menyalakan Damai, Iman dan Cinta, karena akulah lilin HARAPAN.”

Kemudian anak itu dengan senyuman mengambil lilin HARAPAN dan menyalakan DAMAI, IMAN dan CINTA. Akhirnya malam pun terang dan anak tersebut ceria kembali.

Yang tidak pernah padam hanyalah HARAPAN dalam hati kita . . . . .

Jadilah kita anak tersebut, yang dalam kondisi apapun selalu dapat menyalakan DAMAI, IMAN dan CINTA dengan HARAPAN yang selalu ada di hati.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: